Mazmur 81, 88, 92–93
Selasa, 28 April 2026
Mazmur 81, 88, 92–93
Mzm 81:1-16; Mzm 88:1-18... TB
Mazmur 81:1-16
Nyanyian pada waktu pembaruan perjanjian
81:1
Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Dari Asaf. (81-2) Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita, bersorak-soraklah bagi Allah Yakub.
81:2
(81-3) Angkatlah lagu, bunyikanlah rebana, kecapi yang merdu, diiringi gambus.
81:3
(81-4) Tiuplah sangkakala pada bulan baru, pada bulan purnama, pada hari raya kita.
81:4
(81-5) Sebab hal itu adalah suatu ketetapan bagi Israel, suatu hukum dari Allah Yakub.
81:5
(81-6) Sebagai suatu peringatan bagi Yusuf ditetapkan-Nya hal itu, pada waktu Ia maju melawan tanah Mesir. Aku mendengar bahasa yang tidak kukenal:
81:6
(81-7) "Aku telah mengangkat beban dari bahunya, tangannya telah bebas dari keranjang pikulan;
81:7
(81-8) dalam kesesakan engkau berseru, maka Aku meluputkan engkau; Aku menjawab engkau dalam persembunyian guntur, Aku telah menguji engkau dekat air Meriba. Sela
81:8
(81-9) Dengarlah hai umat-Ku, Aku hendak memberi peringatan kepadamu; hai Israel, jika engkau mau mendengarkan Aku!
81:9
(81-10) Janganlah ada di antaramu allah lain, dan janganlah engkau menyembah kepada allah asing.
81:10
(81-11) Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.
81:11
(81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku.
81:12
(81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!
81:13
(81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!
81:14
(81-15) Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.
81:15
(81-16) Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.
81:16
(81-17) Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya."
Mazmur 88:1-18
Doa pada waktu sakit payah
88:1
Nyanyian. Mazmur bani Korah. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mahalat Leanot. Nyanyian pengajaran Heman, orang Ezrahi. (88-2) Ya TUHAN, Allah yang menyelamatkan aku, siang hari aku berseru-seru, pada waktu malam aku menghadap Engkau.
88:2
(88-3) Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepada teriakku;
88:3
(88-4) sebab jiwaku kenyang dengan malapetaka, dan hidupku sudah dekat dunia orang mati.
88:4
(88-5) Aku telah dianggap termasuk orang-orang yang turun ke liang kubur; aku seperti orang yang tidak berkekuatan.
88:5
(88-6) Aku harus tinggal di antara orang-orang mati, seperti orang-orang yang mati dibunuh, terbaring dalam kubur, yang tidak Kauingat lagi, sebab mereka terputus dari kuasa-Mu.
88:6
(88-7) Telah Kautaruh aku dalam liang kubur yang paling bawah, dalam kegelapan, dalam tempat yang dalam.
88:7
(88-8) Aku tertekan oleh panas murka-Mu, dan segala pecahan ombak-Mu Kautindihkan kepadaku. Sela
88:8
(88-9) Telah Kaujauhkan kenalan-kenalanku dari padaku, telah Kaubuat aku menjadi kekejian bagi mereka. Aku tertahan dan tidak dapat keluar;
88:9
(88-10) mataku merana karena sengsara. Aku telah berseru kepada-Mu, ya TUHAN, sepanjang hari, telah mengulurkan tanganku kepada-Mu.
88:10
(88-11) Apakah Kaulakukan keajaiban bagi orang-orang mati? Masakan arwah bangkit untuk bersyukur kepada-Mu? Sela
88:11
(88-12) Dapatkah kasih-Mu diberitakan di dalam kubur, dan kesetiaan-Mu di tempat kebinasaan?
88:12
(88-13) Diketahui orangkah keajaiban-keajaiban-Mu dalam kegelapan, dan keadilan-Mu di negeri segala lupa?
88:13
(88-14) Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.
88:14
(88-15) Mengapa, ya TUHAN, Kaubuang aku, Kausembunyikan wajah-Mu dari padaku?
88:15
(88-16) Aku tertindas dan menjadi inceran maut sejak kecil, aku telah menanggung kengerian dari pada-Mu, aku putus asa.
88:16
(88-17) Kehangatan murka-Mu menimpa aku, kedahsyatan-Mu membungkamkan aku,
88:17
(88-18) mengelilingi aku seperti air banjir sepanjang hari, mengepung aku serentak.
88:18
(88-19) Telah Kaujauhkan dari padaku sahabat dan teman, kenalan-kenalanku adalah kegelapan.
Mazmur 92:1--93:5
TUHAN, Hakim yang adil
92:1
Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. (92-2) Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,
92:2
(92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,
92:3
(92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.
92:4
(92-5) Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.
92:5
(92-6) Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
92:6
(92-7) Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu.
92:7
(92-8) Apabila orang-orang fasik bertunas seperti tumbuh-tumbuhan, dan orang-orang yang melakukan kejahatan berkembang, ialah supaya mereka dipunahkan untuk selama-lamanya.
92:8
(92-9) Tetapi Engkau di tempat yang tinggi untuk selama-lamanya, ya TUHAN!
92:9
(92-10) Sebab, sesungguhnya musuh-Mu, ya TUHAN, sebab, sesungguhnya musuh-Mu akan binasa, semua orang yang melakukan kejahatan akan diceraiberaikan.
92:10
(92-11) Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru;
92:11
(92-12) mataku memandangi seteruku, telingaku mendengar perihal orang-orang jahat yang bangkit melawan aku.
92:12
(92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
92:13
(92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
92:14
(92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
92:15
(92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.
TUHAN, raja yang kekal
93:1
TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang;
93:2
takhta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada.
93:3
Sungai-sungai telah mengangkat, ya TUHAN, sungai-sungai telah mengangkat suaranya, sungai-sungai mengangkat bunyi hempasannya.
93:4
Dari pada suara air yang besar, dari pada pecahan ombak laut yang hebat, lebih hebat TUHAN di tempat tinggi.
93:5
Peraturan-Mu sangat teguh; bait-Mu layak kudus, ya TUHAN, untuk sepanjang masa.
Syalom, Jemaat GKJ Bekasi Timur!
Pada Selasa, 28 April 2026 kita bersama-sama membaca Mazmur 81, 88, 92–93.
Mazmur 81, 88, 92, dan 93 menggambarkan perjalanan iman yang utuh, mulai dari ketaatan, pergumulan, penyembahan, hingga pengakuan akan kedaulatan Tuhan. Mazmur 81 mengingatkan umat untuk taat kepada Tuhan, sebab ketidaktaatan membuat mereka berjalan menurut kehendaknya sendiri (ay. 12–13). Mazmur 88, yang ditulis oleh Heman orang Ezrahi, seorang pelayan musik dari kaum Lewi (1 Taw. 6:33; 15:17), berisi seruan dari dalam kesesakan, ketika seseorang tetap berdoa kepada Tuhan di tengah kesedihan dan rasa kesepian. Mazmur 92 mengajak umat memuji Tuhan setiap hari karena kebaikan dan kesetiaan-Nya. Mazmur 93 menegaskan bahwa Tuhan adalah Raja yang Mahatinggi, berdaulat atas segala sesuatu, dan tidak ada yang dapat menyamai-Nya.
Mari tetap setia memelihara komitmen sederhana untuk hidup dekat dengan firman Tuhan, sebab melalui kesetiaan kecil itu Tuhan memelihara iman dan langkah kita.
Bagi jemaat yang memiliki keterbatasan penglihatan, silakan mengikuti bacaan melalui Alkitab Suara pada tautan berikut: