Liturgi Minggu, 08 September 2024
Minggu, 08 September 2024
Bacaan
Ayat Penuntun
- Hukum Kasih Markus 12:28-31
- Berita Anugerah Roma 5:1-2
- Litani Mazmur Mazmur 146
- Persembahan Mazmur 136:25-26
Arah Pewartaan
Musa belajar dari Bapak Mertuanya untuk mengelola kepemimpinan bangsanya. Tidak baik jika ia seorang diri saja memimpin bangsa itu. Musa bisa kelelahan, membuat keputusan yang keliru, dan umat bisa jadi merasa tidak puas/bahagia dengan itu. Apa yang Musa praktikkan itu disebut sebagai shared leadership, di mana kepemimpinan tidak memusat di satu titik/orang/pihak melainkan dipercayakan kepada orang-orang lain. Kepemimpinan di gereja pun tidak boleh sentralistik. Ibarat lomba perahu naga, yang mendayung bukan cuma satu, melainkan semua orang. Memang ada satu yang memberi komando, tetapi yang menggerakkan banyak orang. Di gereja tidak boleh ada pemusatan wewenang atau monopoli pelayanan. Pelayanan harus bersifat desentralistik, sehingga semua warga ikut "mendayung bahtera".
Pelayan Firman
Cut Meutia
06.00 WIB
Sdr. Christiawan Febrianto Putro
alumnus STFT Jakarta
alumnus STFT Jakarta
09.00 WIB
Sdr. Daniel Polii
Alumnus FKIP UKI
Alumnus FKIP UKI
17.00 WIB
Pdt. Brahmana Duta Dewa
GKP Jemaat Bekasi
GKP Jemaat Bekasi
Cikarang
08.00 WIB
Pdt. Em. D.S. Dariman
Gereja Toraja
Gereja Toraja
Karawang
07.30 WIB
Pdt. Ester Rela Intarti
File Warta
Live Streaming
Cut Meutia
Cikarang
Karawang
Video terbaru dari channel YouTube masing-masing lokasi.
Diperbarui setiap 30 menit.
Bacaan
Ayat Penuntun
- Hukum Kasih Markus 12:28-31
- Berita Anugerah Roma 5:1-2
- Litani Mazmur Mazmur 146
- Persembahan Mazmur 136:25-26
Nyanyian (7)
Arah Pewartaan
Musa belajar dari Bapak Mertuanya untuk mengelola kepemimpinan bangsanya. Tidak baik jika ia seorang diri saja memimpin bangsa itu. Musa bisa kelelahan, membuat keputusan yang keliru, dan umat bisa jadi merasa tidak puas/bahagia dengan itu. Apa yang Musa praktikkan itu disebut sebagai shared leadership, di mana kepemimpinan tidak memusat di satu titik/orang/pihak melainkan dipercayakan kepada orang-orang lain. Kepemimpinan di gereja pun tidak boleh sentralistik. Ibarat lomba perahu naga, yang mendayung bukan cuma satu, melainkan semua orang. Memang ada satu yang memberi komando, tetapi yang menggerakkan banyak orang. Di gereja tidak boleh ada pemusatan wewenang atau monopoli pelayanan. Pelayanan harus bersifat desentralistik, sehingga semua warga ikut "mendayung bahtera
Pelayan Firman
Cut Meutia
06.00 WIB
Sdr. Christiawan Febrianto Putro
alumnus STFT Jakarta
alumnus STFT Jakarta
09.00 WIB
Sdr. Daniel Polii
Alumnus FKIP UKI
Alumnus FKIP UKI
17.00 WIB
Pdt. Brahmana Duta Dewa
GKP Jemaat Bekasi
GKP Jemaat Bekasi
Cikarang
08.00 WIB
Pdt. Em. D.S. Dariman
Gereja Toraja
Gereja Toraja
Karawang
07.30 WIB
Pdt. Ester Rela Intarti
File Warta
Live Streaming
Cut Meutia
Cikarang
Karawang
Video terbaru dari channel YouTube masing-masing lokasi.
Diperbarui setiap 30 menit.