Liturgi Minggu, 22 Desember 2024
Minggu, 22 Desember 2024
Ayat Penuntun
- Hukum Kasih Yohanes 15:12-13
- Berita Anugerah Mazmur 130:3-4
- Litani Mazmur Mazmur 30:5
Arah Pewartaan
Walaupun Betlehem dianggap yang terkecil dan tidak masuk hitungan, namun justru kehendak Allah menjadikannya tempat di mana bangkit seseorang yang memerintah Israel. Kehendak dan rencana Allah adalah menyatakan kebaikan. Kebaikan senantiasa mendatangkan kesukacitaan dan pengharapan. Tidak peduli besar atau kecil. Demikianlah warta dalam Injil. Maria adalah juga seorang yang sangat sederhana. Namun kehendak Allah menjadikannya ibu dari Yesus Kristus, Anak Allah. Bahkan bayi Yohanes dalam kandungan Ibu Elisabet pun, dikisahkan, sampai melonjak kegirangan mendengar suara Maria yang memberi salam. Kita hidup sebagai minoritas di Indonesia. Kita bukanlah yang terbesar. Namun, berkat Tuhan hadir bukan karena kita kecil atau besar, melainkan karena Ia hendak menjadikan kita saksi-Nya di negeri ini. Ia menghendaki kita diberkati untuk jadi berkat bagi semua orang.
Pelayan Firman
Cut Meutia
06.00 WIB
Pdt. Ribka Evelina Pratiwi
09.00 WIB
Pdt. Ribka Evelina Pratiwi
Cikarang
08.00 WIB
Pdt. Sri Yuliana
Sinode GKSBS
Sinode GKSBS
Karawang
07.30 WIB
Sdr. Daniel Polii
Alumnus FKIP UKI
Alumnus FKIP UKI
File Warta
Live Streaming
Cut Meutia
Cikarang
Karawang
Video terbaru dari channel YouTube masing-masing lokasi.
Diperbarui setiap 30 menit.
Ayat Penuntun
- Hukum Kasih Yohanes 15:12-13
- Berita Anugerah Mazmur 130:3-4
- Persembahan Mazmur 30:5
Nyanyian (6)
Arah Pewartaan
Walaupun Betlehem dianggap yang terkecil dan tidak masuk hitungan, namun justru kehendak Allah menjadikannya tempat di mana bangkit seseorang yang memerintah Israel. Kehendak dan rencana Allah adalah menyatakan kebaikan. Kebaikan senantiasa mendatangkan kesukacitaan dan pengharapan. Tidak peduli besar atau kecil. Demikianlah warta dalam Injil. Maria adalah juga seorang yang sangat sederhana. Namun kehendak Allah menjadikannya ibu dari Yesus Kristus, Anak Allah. Bahkan bayi Yohanes dalam kandungan Ibu Elisabet pun, dikisahkan, sampai melonjak kegirangan mendengar suara Maria yang memberi salam. Kita hidup sebagai minoritas di Indonesia. Kita bukanlah yang terbesar. Namun, berkat Tuhan hadir bukan karena kita kecil atau besar, melainkan karena Ia hendak menjadikan kita saksi-Nya di negeri ini. Ia menghendaki kita diberkati untuk jadi berkat bagi semua orang.
Pelayan Firman
Cut Meutia
06.00 WIB
Pdt. Ribka Evelina Pratiwi
09.00 WIB
Pdt. Ribka Evelina Pratiwi
Cikarang
08.00 WIB
Pdt. Sri Yuliana
Sinode GKSBS
Sinode GKSBS
Karawang
07.30 WIB
Sdr. Daniel Polii
Alumnus FKIP UKI
Alumnus FKIP UKI
File Warta
Live Streaming
Cut Meutia
Cikarang
Karawang
Video terbaru dari channel YouTube masing-masing lokasi.
Diperbarui setiap 30 menit.