Liturgi Minggu, 21 September 2025
Minggu, 21 September 2025
Ayat Penuntun
- Hukum Kasih Filipi 4:5
- Berita Anugerah 2 Petrus 1:5-8
- Persembahan Matius 6: 4
Arah Pewartaan
Kesalehan sering dinilai dengan ukuran yang dangkal seperti dari penampilan fisik yang rapih dan sopan, cara berbicara yang ramah lembut, bahasa tubuh yang santun, ketekunan melakukan ritual (ibadah, berdoa). Tidak ada yang salah dengan itu tetapi kesalehan lebih dalam dari itu. Kesalehan harus terwujud dalam sikap etis dan tindakan nyata terhadap sesama. Menurut Amos, kesalehan itu tidak menginjak/ membinasakan/ memanipulasi orang miskin, jujur dalam berdagang/ berbisnis. Menurut Masmur kesalehan itu seperti tindakan Allah yang Maha Tinggi tapi berkenan merendahkan diri untuk menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, memperjuangkan kesetaraan sosial dan gender. Paulus menasehati Titus bahwa kesalehan perlu didoakan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Injil Lukas menunjukkan bahwa kesalehan terkait dengan menggunakan harta yang dipercayakan Tuhan bukan untuk keuntungan diri sendiri tetapi untuk meringankan beban orang lain dan menjalin relasi yang baik dengan sesama.
Pelayan Firman
Cut Meutia
06.00 WIB
Pdt. Johan Kristantara, M.Th.
09.00 WIB
Pdt. Johan Kristantara, M.Th.
Cikarang
08.00 WIB
Dkn. Yuwana
GKJ Bekasi Timur
GKJ Bekasi Timur
Karawang
07.30 WIB
Pdt. Dr. Maxie Marthen Rumagit, M.Th.
KGPM Telukjambe
KGPM Telukjambe
File Warta
Live Streaming
Cut Meutia
Cikarang
Karawang
Video terbaru dari channel YouTube masing-masing lokasi.
Diperbarui setiap 30 menit.