Bekasi, Cikarang & Karawang

Teguh Berserah Pantang Menyerah

Minggu, 19 Oktober 2025 Minggu ke-3 (Ketiga) Indonesia
Kejadian 32:22-31
Pergumulan Yakub dengan Tuhan di tepi sungai Yabok berakhir sangat dramatis: dengan kaki kaki terpelecok Yakub tetap memeluk Tuhan, sampai menerima berkatNya. Berkat itu penting dan, raihlah dengan pantang menyerah.
Mazmur 121
Masmur ziarah ini mewakili pernyataan iman dari orang-orang Israel dari luar Yerusalem yang hendak pergi dan pulang dari bait Allah di yerusalem untuk dan setelah merayakan hari raya. Tuhanlah yang menolong, melindungi dan menyertai perjalanan mereka, bukan gunung-gunung batu yang biasanya menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat padang gurun dalam perang atau saat perjalanan jauh. Kepada Tuhanlah mereka menyerahkan diri dalam perjalanan yang mereka tempuh.
2 Timotius 3:14—4:5
Paulus menasehati Timotius untuk teguh berpegang pada kebenaran yang yakini, menggunanakan Kitab Suci untuk mengajar, menyatakan kesalahan, dan memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Ia juga harus pantang menyerah dalam memberitakanlah firman/ menunaikan tugas pelayanan baik atau tidak baik waktunya dengan kesabaran.
Lukas 18:1-8
Yesus mengajarkan untuk tidak jemu-jemu berdoa melalui perumpamaan seorang janda yang meminta haknya dibela oleh seorang hakim, meskipun awalnya hakim itu menolak tetapi janda itu terus meminta, akhirnya dikabulkan permintaanya. janda itu terus berseru karena ia tahu harus berserah pada hakim itu untuk membela perkaranya dan untuk itu ia pantang menyerah memohon pertolongan.
BERITA YANG MAU DISAMPAIKAN
1. Keluarga Kristen menyadari pentingnya "Teguh berserah" dalam arti kesediaan menerima Allah untuk berdaulat, memimpin, menolong, dan melindungi keluarga. Teguh berserah dinyatakan dalam tekun berdoa, memohon berkat Tuhan
2. Keluarga Kristen menyadari pentingnya membangun karakter Pantang menyerah dalam pergumulan dan perjuangan hidup dan pelayanan yang dinyatakan dalam bentuk kesetiaan iman, mentalitas tahan uji dan tetap melayani baik atau tidak baik waktunya dalam kesabaran.
Cut Meutia
06.00 WIB Pdt. Kartini Astuti, M.Si.
09.00 WIB Pdt. Kartini Astuti, M.Si.
Cikarang
08.00 WIB Pdt. Samuel Silo Samekto, S.Th
Karawang
07.30 WIB Pdt. Johan Kristantara, M.Th.
Video terbaru dari channel YouTube masing-masing lokasi. Diperbarui setiap 30 menit.