Bekasi, Cikarang & Karawang
HARI NATAL

LAWATAN ALLAH MENGATASI KETAKUTAN

Selasa, 25 November 2025 Minggu ke-4 (Keempat) Indonesia
Di tengah kekecewaan, dan frustrasi tersendiri bagi bangsa Yehudia, Yesaya menyuntikkan harapan dan menggemakan ulang janji Tuhan akan pemulihan Yerusalem. Ia menegaskan bahwa Tuhan tidak tinggal diam, dan tidak akan meninggalkan umat-Nya. Lawatan Allah diimani sebagai intervensi ilahi, dan tindakan mengenyahkan ketakutan. Melalui suratnya, Paulus hendak mengajarkan kepada TItus bahwa lawatan Allah membuat kita berani mendekat kepada-Nya. Kehadiran Kristus memungkinkan manusia yang berdosa berubah menjadi pribadi baru yang mempraktikkan kebajikan, serta mampu menatap kekekalan tanpa rasa takut. Injil memberitakan kabar sukacita, kemuliaan surgawi, dan damai sejahtera kepada kaum pekerja kasar, yang terpinggirkan, dan dipandang tak layak; dan bukan kepada para elite politik dan religius.