NP
Ada T'rang Sekarang Padaku
Sunshine in My Soul
268
Nomor
Kode
NP 268
Buku
Nyanyian Pujian
Tematik
Umat Allah, Kesukaan
Metronom
0
Pencipta Lagu
John R. Sweney
Pencipta Syair
Eliza E. Hewitt
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
4 bait
1
Ada trang sekarang padaku,
Keindahan tak terpri,
Melebihi sinar dunia;
Ya, Yesus yang membri.
Trang sekarang, Pujilah Tuhan!
Ada trang sekarang padaku;
Karna wajah Yesus slalu berseri,
Ada trangNya padaku.
2
Ada kidung kini padaku,
Lagu puji bagiNya;
Yesus, Tuhanku yang mahatahu,
Menangkap isinya.
3
Ada kidung kini padaku,
Karna Tuhanku dekat;
Rasa damai tinggal dalamku,
Penuh dengan berkat.
4
Ada sukacita padaku,
Ada kasih dan puja;
Tersedia kurnia bagiku
Di surga yang baka.
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Kisah di Balik Lagu
Kisah di balik lagu **"Ada Tβrang Sekarang Padaku"** (judul asli: *Sunshine in My Soul*) adalah sebuah narasi yang mengharukan tentang iman, ketabahan, dan kemampuan seseorang untuk menemukan sukacita di tengah penderitaan fisik yang hebat.
Lagu ini merupakan buah kolaborasi antara dua tokoh besar musik rohani di akhir abad ke-19: penulis lirik **Eliza E. Hewitt** dan komposer **John R. Sweney**.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Penderitaan Eliza E. Hewitt
Eliza E. Hewitt (1851β1920) adalah seorang guru sekolah di Philadelphia yang sangat mencintai pekerjaannya dan murid-muridnya. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ia mengalami cedera tulang belakang yang sangat parah karena ulah salah satu muridnya yang tidak disiplin.
Akibat cedera tersebut, Eliza harus terbaring di tempat tidur selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Masa-masa itu adalah masa yang sangat kelam baginya. Ia kehilangan kemampuannya untuk mengajar dan melakukan aktivitas fisik normal. Rasa sakit yang dideritanya tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis karena ia merasa "terkurung" dan tidak berguna.
### 2. Momen "Terang" di Tengah Kegelapan
Meskipun tubuhnya lemah dan terkunci di tempat tidur, jiwa Eliza tetap teguh dalam imannya. Ia sering menghabiskan waktu dengan membaca Alkitab dan merenungkan kasih Tuhan.
Suatu hari, di tengah musim dingin yang suram, Eliza merasakan kehadiran Tuhan yang luar biasa di dalam kamarnya. Meskipun di luar jendela cuaca mungkin dingin atau mendung, ia merasa bahwa hatinya dipenuhi oleh "sinar matahari" (sukacita ilahi). Ia menyadari bahwa kehadiran Kristus adalah cahaya yang tidak bisa dipadamkan oleh rasa sakit atau keadaan apa pun.
Terinspirasi oleh pengalaman rohani tersebut, ia mengambil pena dan mulai menulis puisi yang kemudian menjadi lirik lagu ini. Baris pertamanya, *"There is sunshine in my soul today"* (Ada sinar matahari di jiwaku hari ini), adalah ungkapan syukur atas kedamaian yang ia rasakan meski fisiknya masih menderita.
### 3. Kolaborasi dengan John R. Sweney
Eliza kemudian mengirimkan lirik tersebut kepada **John R. Sweney** (1837β1899), seorang komposer musik gerejawi yang sangat terkenal pada zamannya dan merupakan seorang profesor musik.
Sweney merasakan kekuatan lirik tersebut. Ia menulis melodi yang ceria, penuh semangat, dan memiliki tempo yang membangkitkan jiwaβsangat kontras dengan kondisi fisik Eliza yang saat itu sedang sakit. Musik gubahan Sweney ini berhasil menangkap esensi dari lirik Eliza: bahwa sukacita orang percaya tidak bergantung pada situasi eksternal, melainkan pada kehadiran Tuhan di dalam diri.
### 4. Makna Lagu
Lirik lagu ini menekankan bahwa meski hidup mungkin membawa "badai" atau "kesedihan", sukacita rohani (sinar matahari) yang diberikan Tuhan tetap ada.
* **"Ada tβrang sekarang padaku"**: Menunjukkan bahwa sukacita adalah sesuatu yang dialami saat ini (masa kini), bukan nanti.
* **"Lebih indah dari surya"**: Membandingkan kasih Tuhan yang jauh lebih terang dan lebih hangat daripada matahari fisik.
* **"Yesuslah cahayaku"**: Menegaskan bahwa Yesus adalah sumber kebahagiaan tersebut.
### Warisan Lagu
Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun **1887** dalam kumpulan lagu rohani berjudul *βWinnowed Songs for Sunday Schoolsβ*. Lagu ini segera menjadi sangat populer di gereja-gereja karena melodinya yang *catchy* dan pesannya yang sangat relevan bagi siapa pun yang sedang mengalami masa-masa sulit.
**Pesan moral bagi kita hari ini:**
Kisah Eliza E. Hewitt mengajarkan kita bahwa penderitaan fisik mungkin membatasi gerak tubuh kita, namun tidak bisa membatasi roh kita jika kita mengizinkan Tuhan untuk memenuhi hati kita dengan "terang-Nya". Lagu ini tetap dinyanyikan di seluruh dunia sebagai pengingat bahwa sukacita sejati adalah anugerah yang tersedia bahkan di saat-saat tergelap dalam hidup.
Lagu ini merupakan buah kolaborasi antara dua tokoh besar musik rohani di akhir abad ke-19: penulis lirik **Eliza E. Hewitt** dan komposer **John R. Sweney**.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Penderitaan Eliza E. Hewitt
Eliza E. Hewitt (1851β1920) adalah seorang guru sekolah di Philadelphia yang sangat mencintai pekerjaannya dan murid-muridnya. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ia mengalami cedera tulang belakang yang sangat parah karena ulah salah satu muridnya yang tidak disiplin.
Akibat cedera tersebut, Eliza harus terbaring di tempat tidur selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Masa-masa itu adalah masa yang sangat kelam baginya. Ia kehilangan kemampuannya untuk mengajar dan melakukan aktivitas fisik normal. Rasa sakit yang dideritanya tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis karena ia merasa "terkurung" dan tidak berguna.
### 2. Momen "Terang" di Tengah Kegelapan
Meskipun tubuhnya lemah dan terkunci di tempat tidur, jiwa Eliza tetap teguh dalam imannya. Ia sering menghabiskan waktu dengan membaca Alkitab dan merenungkan kasih Tuhan.
Suatu hari, di tengah musim dingin yang suram, Eliza merasakan kehadiran Tuhan yang luar biasa di dalam kamarnya. Meskipun di luar jendela cuaca mungkin dingin atau mendung, ia merasa bahwa hatinya dipenuhi oleh "sinar matahari" (sukacita ilahi). Ia menyadari bahwa kehadiran Kristus adalah cahaya yang tidak bisa dipadamkan oleh rasa sakit atau keadaan apa pun.
Terinspirasi oleh pengalaman rohani tersebut, ia mengambil pena dan mulai menulis puisi yang kemudian menjadi lirik lagu ini. Baris pertamanya, *"There is sunshine in my soul today"* (Ada sinar matahari di jiwaku hari ini), adalah ungkapan syukur atas kedamaian yang ia rasakan meski fisiknya masih menderita.
### 3. Kolaborasi dengan John R. Sweney
Eliza kemudian mengirimkan lirik tersebut kepada **John R. Sweney** (1837β1899), seorang komposer musik gerejawi yang sangat terkenal pada zamannya dan merupakan seorang profesor musik.
Sweney merasakan kekuatan lirik tersebut. Ia menulis melodi yang ceria, penuh semangat, dan memiliki tempo yang membangkitkan jiwaβsangat kontras dengan kondisi fisik Eliza yang saat itu sedang sakit. Musik gubahan Sweney ini berhasil menangkap esensi dari lirik Eliza: bahwa sukacita orang percaya tidak bergantung pada situasi eksternal, melainkan pada kehadiran Tuhan di dalam diri.
### 4. Makna Lagu
Lirik lagu ini menekankan bahwa meski hidup mungkin membawa "badai" atau "kesedihan", sukacita rohani (sinar matahari) yang diberikan Tuhan tetap ada.
* **"Ada tβrang sekarang padaku"**: Menunjukkan bahwa sukacita adalah sesuatu yang dialami saat ini (masa kini), bukan nanti.
* **"Lebih indah dari surya"**: Membandingkan kasih Tuhan yang jauh lebih terang dan lebih hangat daripada matahari fisik.
* **"Yesuslah cahayaku"**: Menegaskan bahwa Yesus adalah sumber kebahagiaan tersebut.
### Warisan Lagu
Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun **1887** dalam kumpulan lagu rohani berjudul *βWinnowed Songs for Sunday Schoolsβ*. Lagu ini segera menjadi sangat populer di gereja-gereja karena melodinya yang *catchy* dan pesannya yang sangat relevan bagi siapa pun yang sedang mengalami masa-masa sulit.
**Pesan moral bagi kita hari ini:**
Kisah Eliza E. Hewitt mengajarkan kita bahwa penderitaan fisik mungkin membatasi gerak tubuh kita, namun tidak bisa membatasi roh kita jika kita mengizinkan Tuhan untuk memenuhi hati kita dengan "terang-Nya". Lagu ini tetap dinyanyikan di seluruh dunia sebagai pengingat bahwa sukacita sejati adalah anugerah yang tersedia bahkan di saat-saat tergelap dalam hidup.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.