MK
Hai malaikat dari sorga
Angels from the realms of glory
32
Nomor
Kode
MK 32
Buku
Malam Kudus
Tematik
Natal
Metronom
0
Cross Ref.
KJ 97, NKI 39, NP 46, KPPK 92
Dengarkan di YouTube
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
5 slide
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Angels, from the Realms of Glory"** (dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi **"Hai Malaikat dari Surga"**) adalah salah satu kidung Natal yang paling megah dan penuh sukacita. Kisah di balik lagu ini melibatkan dua tokoh penting dari abad ke-19: seorang penyair yang berdedikasi dan seorang komponis yang ahli.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sang Penulis Lirik: James Montgomery (1816)
Lirik lagu ini ditulis oleh **James Montgomery** (1771β1854), seorang penyair asal Inggris. Kisah hidupnya cukup dramatis: ia lahir dari orang tua misionaris Moravia yang meninggal di Hindia Barat (Karibia) saat ia masih kecil. Montgomery tumbuh besar di sekolah asrama dan sempat mengalami masa-masa sulit, bahkan pernah dipenjara dua kali karena tulisannya yang dianggap kritis terhadap pemerintah saat itu.
Namun, ia kemudian menemukan kedamaian dalam iman Kristen dan menjadi seorang editor surat kabar serta penulis lagu rohani yang sangat produktif.
Pada **24 Desember 1816**, Montgomery menerbitkan sebuah puisi di surat kabarnya, *The Sheffield Iris*. Puisi tersebut ia beri judul *"Nativity"* (Kelahiran). Ia ingin menciptakan sebuah lagu yang merangkum seluruh kisah Natalβmulai dari para malaikat, para gembala, orang Majus, hingga seluruh ciptaanβdan mengundang mereka semua untuk memuliakan Yesus.
Liriknya dirancang untuk menjadi sebuah undangan universal:
* Malaikat diundang memuji.
* Gembala diundang meninggalkan kawanan domba untuk melihat Sang Bayi.
* Orang Majus diundang membawa persembahan.
* Orang berdosa dan orang percaya diundang untuk sujud menyembah.
### 2. Sang Komponis: Henry Thomas Smart (1867)
Selama beberapa dekade, lirik karya Montgomery dinyanyikan dengan berbagai irama yang berbeda. Namun, melodi yang kita kenal sekarangβyang dikenal dengan nama nada **"Regent Square"**βditulis oleh **Henry Thomas Smart** pada tahun 1867.
Henry Thomas Smart adalah seorang organis dan komponis berbakat asal London. Ironisnya, Smart adalah seorang tunanetra (buta) pada masa akhir hidupnya, namun hal itu tidak menghalangi kreativitasnya. Ia diminta untuk menulis nada baru untuk lirik Montgomery guna diterbitkan dalam kumpulan nyanyian gereja *Psalms and Hymns for Divine Worship*.
Nama "Regent Square" sendiri diambil dari nama gereja tempat Smart melayani sebagai organis, yaitu *Regent Square Presbyterian Church* di London. Melodi yang diciptakan Smart sangat megah, bersemangat, dan memiliki ritme yang sangat cocok dengan tema pujian surgawi yang tertulis dalam lirik Montgomery.
### 3. Makna di Balik Lagu
"Angels, from the Realms of Glory" dianggap sebagai lagu "undangan" Natal. Jika lagu Natal lain seperti *Silent Night* bersifat kontemplatif dan tenang, lagu ini justru bersifat **proklamasi atau deklarasi**.
Poin-poin penting dalam liriknya:
* **Hierarki Surgawi:** Lagu ini memulai dengan pemandangan surgawi (malaikat), lalu turun ke bumi (gembala dan Majus).
* **Inkarnasi:** Liriknya menekankan bahwa Allah yang tak terbatas telah datang ke dalam keterbatasan manusia.
* **Respons Umat:** Bagian refrain (yang ditambahkan kemudian oleh penyusun buku nyanyian gereja) merupakan inti dari seluruh lagu: *"Sembah sujudlah, sembah sujudlah, sujudlah pada Kristus, Raja yang mulia!"*
### Warisan
Kombinasi antara lirik James Montgomery yang puitis dan teologis dengan melodi "Regent Square" karya Henry Smart telah menjadikan lagu ini salah satu kidung Natal paling ikonik di dunia. Sejak pertama kali dipadukan pada tahun 1867, lagu ini hampir tidak pernah absen dalam perayaan Natal di seluruh dunia, dinyanyikan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, sebagai seruan untuk merayakan kedatangan Sang Mesias.
Berikut adalah detail kisah di balik lagu tersebut:
### 1. Sang Penulis Lirik: James Montgomery (1816)
Lirik lagu ini ditulis oleh **James Montgomery** (1771β1854), seorang penyair asal Inggris. Kisah hidupnya cukup dramatis: ia lahir dari orang tua misionaris Moravia yang meninggal di Hindia Barat (Karibia) saat ia masih kecil. Montgomery tumbuh besar di sekolah asrama dan sempat mengalami masa-masa sulit, bahkan pernah dipenjara dua kali karena tulisannya yang dianggap kritis terhadap pemerintah saat itu.
Namun, ia kemudian menemukan kedamaian dalam iman Kristen dan menjadi seorang editor surat kabar serta penulis lagu rohani yang sangat produktif.
Pada **24 Desember 1816**, Montgomery menerbitkan sebuah puisi di surat kabarnya, *The Sheffield Iris*. Puisi tersebut ia beri judul *"Nativity"* (Kelahiran). Ia ingin menciptakan sebuah lagu yang merangkum seluruh kisah Natalβmulai dari para malaikat, para gembala, orang Majus, hingga seluruh ciptaanβdan mengundang mereka semua untuk memuliakan Yesus.
Liriknya dirancang untuk menjadi sebuah undangan universal:
* Malaikat diundang memuji.
* Gembala diundang meninggalkan kawanan domba untuk melihat Sang Bayi.
* Orang Majus diundang membawa persembahan.
* Orang berdosa dan orang percaya diundang untuk sujud menyembah.
### 2. Sang Komponis: Henry Thomas Smart (1867)
Selama beberapa dekade, lirik karya Montgomery dinyanyikan dengan berbagai irama yang berbeda. Namun, melodi yang kita kenal sekarangβyang dikenal dengan nama nada **"Regent Square"**βditulis oleh **Henry Thomas Smart** pada tahun 1867.
Henry Thomas Smart adalah seorang organis dan komponis berbakat asal London. Ironisnya, Smart adalah seorang tunanetra (buta) pada masa akhir hidupnya, namun hal itu tidak menghalangi kreativitasnya. Ia diminta untuk menulis nada baru untuk lirik Montgomery guna diterbitkan dalam kumpulan nyanyian gereja *Psalms and Hymns for Divine Worship*.
Nama "Regent Square" sendiri diambil dari nama gereja tempat Smart melayani sebagai organis, yaitu *Regent Square Presbyterian Church* di London. Melodi yang diciptakan Smart sangat megah, bersemangat, dan memiliki ritme yang sangat cocok dengan tema pujian surgawi yang tertulis dalam lirik Montgomery.
### 3. Makna di Balik Lagu
"Angels, from the Realms of Glory" dianggap sebagai lagu "undangan" Natal. Jika lagu Natal lain seperti *Silent Night* bersifat kontemplatif dan tenang, lagu ini justru bersifat **proklamasi atau deklarasi**.
Poin-poin penting dalam liriknya:
* **Hierarki Surgawi:** Lagu ini memulai dengan pemandangan surgawi (malaikat), lalu turun ke bumi (gembala dan Majus).
* **Inkarnasi:** Liriknya menekankan bahwa Allah yang tak terbatas telah datang ke dalam keterbatasan manusia.
* **Respons Umat:** Bagian refrain (yang ditambahkan kemudian oleh penyusun buku nyanyian gereja) merupakan inti dari seluruh lagu: *"Sembah sujudlah, sembah sujudlah, sujudlah pada Kristus, Raja yang mulia!"*
### Warisan
Kombinasi antara lirik James Montgomery yang puitis dan teologis dengan melodi "Regent Square" karya Henry Smart telah menjadikan lagu ini salah satu kidung Natal paling ikonik di dunia. Sejak pertama kali dipadukan pada tahun 1867, lagu ini hampir tidak pernah absen dalam perayaan Natal di seluruh dunia, dinyanyikan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia, sebagai seruan untuk merayakan kedatangan Sang Mesias.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Cross Reference
KJ 97, NKI 39, NP 46, KPPK 92
97
Hai Malaikat Dari Sorga
92
Hai, Malaikat dari Sorga
39
Hai Malaikat Dari Surga
46
Hai Malaikat dari Surga
Tema :
Natal
20
Sayang
21
Betlehem
22
Hai Kota mungil Betlehem
23
Nina bobo
24
Tidur, tidur
25
Malam kudus
26
Gembala waktu malam g'lap
26
Gembala waktu malam glap
27
Jauh dari sorga datangku
28
Wahai hatiku
29
Muliakanlah
30
Lahir seorang Putera
31
Gita sorga bergema
33
Malaikat sorga datanglah
34
Alam raya berkumandang
35
O dengarlah lagu apa
36
Dengarlah kidung
37
Gembaia yang ada di padang
38
Mari gembala ke kandang rendah
39
O Natalan di Betlehem
40
Di malam sunyi bergema
41
Waktu malam yang sepi
42
Siapakah yang menerima
43
Di palungan dibaringkan
43
Di palungan dibaringkan
44
Di zaman yang silam
45
Di dalam palungan
46
Ya Anak kecil
47
Dalam palungan
48
Siapa namaNya
49
Bernyanyilah merdu
50
Dalam kota Raja Daud
51
Malam kudus, malam kudus
52
Malam kudus, kartika berkilauan
53
Bintang-bintang cemerlang