Bekasi, Cikarang & Karawang
Hari Ini
Ilustrasi Amsal 13–15
GKJ Bekasi Timur
Baca Alkitab Setiap Hari
07 Jun 2026
Amsal 13–15
Minggu, 07 Juni 2026
Amsal 13–15
Ams 13:1--15:33 TB
Amsal 13:1--15:33
13:1 Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikan.
13:2 Dari buah mulutnya seseorang akan makan yang baik, tetapi nafsu seorang pengkhianat ialah melakukan kelaliman.
13:3 Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan.
13:4 Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.
13:5 Orang benar benci kepada dusta, tetapi orang fasik memalukan dan memburukkan diri.
13:6 Kebenaran menjaga orang yang saleh jalannya, tetapi kefasikan mencelakakan orang berdosa.
13:7 Ada orang yang berlagak kaya, tetapi tidak mempunyai apa-apa, ada pula yang berpura-pura miskin, tetapi hartanya banyak.
13:8 Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, tetapi orang miskin tidak akan mendengar ancaman.
13:9 Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam.
13:10 Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat.
13:11 Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.
13:12 Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.
13:13 Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.
13:14 Ajaran orang bijak adalah sumber kehidupan, sehingga orang terhindar dari jerat-jerat maut.
13:15 Akal budi yang baik mendatangkan karunia, tetapi jalan pengkhianat-pengkhianat mencelakakan mereka.
13:16 Orang cerdik bertindak dengan pengetahuan, tetapi orang bebal membeberkan kebodohan.
13:17 Utusan orang fasik menjerumuskan orang ke dalam celaka, tetapi duta yang setia mendatangkan kesembuhan.
13:18 Kemiskinan dan cemooh menimpa orang yang mengabaikan didikan, tetapi siapa mengindahkan teguran, ia dihormati.
13:19 Keinginan yang terlaksana menyenangkan hati, menghindari kejahatan adalah kekejian bagi orang bebal.
13:20 Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.
13:21 Orang berdosa dikejar oleh malapetaka, tetapi Ia membalas orang benar dengan kebahagiaan.
13:22 Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.
13:23 Huma orang miskin menghasilkan banyak makanan, tetapi ada yang lenyap karena tidak ada keadilan.
13:24 Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.
13:25 Orang benar makan sekenyang-kenyangnya, tetapi perut orang fasik menderita kekurangan.
14:1 Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri.
14:2 Siapa berjalan dengan jujur, takut akan TUHAN, tetapi orang yang sesat jalannya, menghina Dia.
14:3 Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya.
14:4 Kalau tidak ada lembu, juga tidak ada gandum, tetapi dengan kekuatan sapi banyaklah hasil.
14:5 Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta.
14:6 Si pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia, sedangkan bagi orang berpengertian, pengetahuan mudah diperoleh.
14:7 Jauhilah orang bebal, karena pengetahuan tidak kaudapati dari bibirnya.
14:8 Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya.
14:9 Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan.
14:10 Hati mengenal kepedihannya sendiri, dan orang lain tidak dapat turut merasakan kesenangannya.
14:11 Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar.
14:12 Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
14:13 Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan.
14:14 Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya, dan orang yang baik dengan apa yang ada padanya.
14:15 Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.
14:16 Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman.
14:17 Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar.
14:18 Orang yang tak berpengalaman mendapat kebodohan, tetapi orang yang bijak bermahkotakan pengetahuan.
14:19 Orang jahat tunduk di dekat orang baik, orang fasik di depan pintu gerbang orang benar.
14:20 Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu banyak.
14:21 Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.
14:22 Tidak sesatkah orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia.
14:23 Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.
14:24 Mahkota orang bijak adalah kepintarannya; tajuk orang bebal adalah kebodohannya.
14:25 Saksi yang setia menyelamatkan hidup, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan adalah pengkhianat.
14:26 Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya.
14:27 Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.
14:28 Dalam besarnya jumlah rakyat terletak kemegahan raja, tetapi tanpa rakyat runtuhlah pemerintah.
14:29 Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.
14:30 Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.
14:31 Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia.
14:32 Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya.
14:33 Hikmat tinggal di dalam hati orang yang berpengertian, tetapi tidak dikenal di dalam hati orang bebal.
14:34 Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.
14:35 Raja berkenan kepada hamba yang berakal budi, tetapi kemarahannya menimpa orang yang membuat malu.
15:1 Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.
15:2 Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan.
15:3 Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.
15:4 Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.
15:5 Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak.
15:6 Di rumah orang benar ada banyak harta benda, tetapi penghasilan orang fasik membawa kerusakan.
15:7 Bibir orang bijak menaburkan pengetahuan, tetapi hati orang bebal tidak jujur.
15:8 Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.
15:9 Jalan orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya.
15:10 Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati.
15:11 Dunia orang mati dan kebinasaan terbuka di hadapan TUHAN, lebih-lebih hati anak manusia!
15:12 Si pencemooh tidak suka ditegur orang; ia tidak mau pergi kepada orang bijak.
15:13 Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.
15:14 Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan.
15:15 Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta.
15:16 Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan TUHAN dari pada banyak harta dengan disertai kecemasan.
15:17 Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian.
15:18 Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.
15:19 Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata.
15:20 Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang yang bebal menghina ibunya.
15:21 Kebodohan adalah kesukaan bagi yang tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai berjalan lurus.
15:22 Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak.
15:23 Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!
15:24 Jalan kehidupan orang berakal budi menuju ke atas, supaya ia menjauhi dunia orang mati di bawah.
15:25 Rumah orang congkak dirombak TUHAN, tetapi batas tanah seorang janda dijadikan-Nya tetap.
15:26 Rancangan orang jahat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi perkataan yang ramah itu suci.
15:27 Siapa loba akan keuntungan gelap, mengacaukan rumah tangganya, tetapi siapa membenci suap akan hidup.
15:28 Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat.
15:29 TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya.
15:30 Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan tulang.
15:31 Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak.
15:32 Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.
15:33 Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.

Syalom, Jemaat GKJ Bekasi Timur! 

Pada *Minggu, 7 Juni 2026* kita bersama-sama membaca *Amsal 13–15*.

Kitab Amsal pasal 13–15 berisi nasihat tentang hikmat dalam perkataan, sikap hidup, didikan, pergaulan, dan hubungan manusia dengan Tuhan.

  • Amsal 13 mengajarkan bahwa orang bijaksana mau menerima didikan dan menjaga perkataannya, sedangkan orang bodoh menolak teguran dan jatuh dalam kesusahan. Kerajinan membawa keberhasilan, tetapi kemalasan mendatangkan kekurangan (Amsal 13:1–4). Pasal ini juga mengingatkan bahwa pergaulan dengan orang bijak membawa hikmat, sedangkan pergaulan dengan orang bebal mendatangkan kerugian (Amsal 13:20).

  • Amsal 14 menegaskan perbedaan antara jalan hikmat dan kebodohan. Takut akan Tuhan membawa kehidupan dan perlindungan, sedangkan hidup dalam kefasikan membawa kehancuran. Pasal ini juga mengajarkan pentingnya belas kasihan, kesabaran, dan hidup benar di hadapan Tuhan. Selain itu, diingatkan bahwa ada jalan yang disangka benar oleh manusia, tetapi akhirnya menuju maut (Amsal 14:12, 26–31).

  • Amsal 15 menekankan pentingnya perkataan yang lemah lembut, hati yang rendah hati, dan kehidupan yang berkenan kepada Tuhan. Jawaban yang lembut meredakan pertengkaran, dan Tuhan mengasihi orang yang mengejar kebenaran serta mendengarkan doa orang benar (Amsal 15:1, 8–9, 29). Pasal ini juga mengajarkan bahwa kerendahan hati dan kesediaan menerima didikan merupakan jalan menuju hikmat (Amsal 15:31–33).

Kesimpulan: Bacaan ini mengajarkan bahwa hidup berhikmat terlihat melalui kerendahan hati, kesediaan menerima didikan, perkataan yang baik, kerajinan, pergaulan yang benar, dan hidup takut akan Tuhan. Orang yang berjalan dalam hikmat akan memperoleh kehidupan, damai sejahtera, dan perkenanan Tuhan, sedangkan jalan kebodohan dan kefasikan pada akhirnya membawa kepada kehancuran.

Mari tetap setia memelihara komitmen sederhana untuk hidup dekat dengan firman Tuhan, sebab melalui kesetiaan kecil itu Tuhan memelihara iman dan langkah kita.

Bagi jemaat yang memiliki keterbatasan penglihatan, silakan mengikuti bacaan melalui Alkitab Suara pada tautan berikut: