GB
Ketika Hidupku Sentosa
It Is Well With My Soul
263
Nomor
Kode
GB 263
Buku
Gita Bakti
Tematik
Hidup Bersama Tuhan
Metronom
0
Cross Ref.
NKB 194, PKJ 232, NP 221, NKI 85, PPK 138
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
3 bait
1
Ketika hidupku sentosa, teduh,
ataupun sengsara penuh,
di dalam kasih-Mu kutinggal teguh,
nyamanlah, nyamanlah jiwaku.
Nyamanlah jiwaku,
nyamanlah, nyamanlah jiwaku.
2
Meski oleh iblis aku diserang,
hatiku tenang dan teguh,
sebab Kristus tlah menyelamatkanku;
darah-Nya menebus jiwaku.
3
Marilah, ya Tuhan, datanglah segra
dengan sepenuh kuasa-Mu.
Na?ri berbunyi dan langit lenyap;
ya, tetap nyamanlah jiwaku!
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
3 slide
Kisah di Balik Lagu
Kisah di balik lagu himne **"It Is Well with My Soul"** (di Indonesia dikenal dengan judul **"Di Kala Hidupku Tentβram"**) adalah salah satu kisah yang paling mengharukan dan menginspirasi dalam sejarah musik rohani. Lagu ini lahir dari tragedi yang bertubi-tubi yang dialami oleh **Horatio Spafford**.
Berikut adalah detail kisahnya:
### 1. Sosok Horatio Spafford
Horatio Spafford adalah seorang pengacara sukses dan pengusaha properti di Chicago, Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-19. Ia juga seorang pria yang sangat religius dan sahabat dekat dari penginjil terkenal, Dwight L. Moody.
### 2. Tragedi yang Bertubi-tubi
Kehidupan Spafford mulai diuji oleh serangkaian peristiwa memilukan:
* **Kebakaran Besar Chicago (1871):** Spafford kehilangan banyak aset propertinya dalam peristiwa kebakaran hebat ini. Namun, ia masih mampu bangkit secara finansial.
* **Kematian Putranya:** Sebelum kebakaran, ia sudah mengalami duka mendalam karena kehilangan satu-satunya putra laki-lakinya yang masih kecil karena penyakit demam berdarah.
* **Tragedi Kapal SS Ville du Havre (1873):** Untuk memulihkan kondisi keluarganya, Spafford merencanakan liburan ke Eropa. Karena urusan bisnis mendadak, ia mengirim istri dan keempat putrinya (Annie, Maggie, Bessie, dan Tanetta) berangkat lebih dulu dengan kapal uap *SS Ville du Havre*.
Di tengah perjalanan melintasi Samudra Atlantik, kapal tersebut bertabrakan dengan kapal lain dan tenggelam hanya dalam waktu 12 menit. **Keempat putri Spafford tewas tenggelam.** Istrinya, Anna, selamat secara ajaib. Anna kemudian mengirimkan telegram kepada suaminya yang berisi pesan singkat yang melegenda: *"Saved alone"* (Hanya saya yang selamat).
### 3. Kelahiran Lagu di Tengah Samudra
Mendengar berita itu, Spafford segera berlayar ke Eropa untuk menjemput istrinya. Saat kapal yang ditumpangi Spafford melewati titik di mana kapal keluarga istrinya tenggelam, kapten kapal memberitahunya.
Di tengah kesedihan yang mendalam di dek kapal tersebut, Spafford merenung. Bukannya menyalahkan Tuhan atas kehilangan empat orang anak sekaligus, ia justru merasakan kedamaian yang melampaui logika. Ia kemudian menuliskan lirik lagu tersebut sebagai bentuk penyerahan diri total kepada kehendak Tuhan.
Lirik awalnya berbunyi:
> *"When peace, like a river, attendeth my way,*
> *When sorrows like sea billows roll;*
> *Whatever my lot, Thou hast taught me to say,*
> *It is well, it is well with my soul."*
### 4. Peran Philip P. Bliss
Setelah Spafford kembali ke Amerika, ia menunjukkan lirik tersebut kepada sahabatnya, **Philip P. Bliss**, seorang komposer musik gerejawi yang terkenal. Bliss sangat tersentuh oleh lirik tersebut dan kemudian menciptakan melodi yang sangat indah untuk lagu itu. Bliss menamai lagu tersebut **"Ville du Havre"**, sesuai dengan nama kapal yang karam tersebut.
### 5. Akhir Hayat yang Penuh Pengabdian
Horatio Spafford tidak membiarkan kesedihan menghancurkannya. Beberapa tahun kemudian, ia dan istrinya pindah ke Yerusalem. Di sana, mereka mendedikasikan hidup mereka untuk melayani orang miskin, yatim piatu, dan orang sakit. Mereka mendirikan komunitas yang dikenal sebagai "The American Colony". Spafford meninggal di Yerusalem pada tahun 1888.
### Makna Mendalam
Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah pengakuan iman. Pesan utamanya adalah bahwa kedamaian sejati bukanlah tentang ketiadaan masalah atau tragedi, melainkan tentang **keyakinan bahwa Tuhan memegang kendali atas hidup seseorang**, apapun kondisinya ("It is well").
Hingga hari ini, "It Is Well with My Soul" tetap menjadi salah satu lagu himne paling populer di seluruh dunia sebagai pengingat akan kekuatan iman di tengah penderitaan yang paling hebat sekalipun.
Berikut adalah detail kisahnya:
### 1. Sosok Horatio Spafford
Horatio Spafford adalah seorang pengacara sukses dan pengusaha properti di Chicago, Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-19. Ia juga seorang pria yang sangat religius dan sahabat dekat dari penginjil terkenal, Dwight L. Moody.
### 2. Tragedi yang Bertubi-tubi
Kehidupan Spafford mulai diuji oleh serangkaian peristiwa memilukan:
* **Kebakaran Besar Chicago (1871):** Spafford kehilangan banyak aset propertinya dalam peristiwa kebakaran hebat ini. Namun, ia masih mampu bangkit secara finansial.
* **Kematian Putranya:** Sebelum kebakaran, ia sudah mengalami duka mendalam karena kehilangan satu-satunya putra laki-lakinya yang masih kecil karena penyakit demam berdarah.
* **Tragedi Kapal SS Ville du Havre (1873):** Untuk memulihkan kondisi keluarganya, Spafford merencanakan liburan ke Eropa. Karena urusan bisnis mendadak, ia mengirim istri dan keempat putrinya (Annie, Maggie, Bessie, dan Tanetta) berangkat lebih dulu dengan kapal uap *SS Ville du Havre*.
Di tengah perjalanan melintasi Samudra Atlantik, kapal tersebut bertabrakan dengan kapal lain dan tenggelam hanya dalam waktu 12 menit. **Keempat putri Spafford tewas tenggelam.** Istrinya, Anna, selamat secara ajaib. Anna kemudian mengirimkan telegram kepada suaminya yang berisi pesan singkat yang melegenda: *"Saved alone"* (Hanya saya yang selamat).
### 3. Kelahiran Lagu di Tengah Samudra
Mendengar berita itu, Spafford segera berlayar ke Eropa untuk menjemput istrinya. Saat kapal yang ditumpangi Spafford melewati titik di mana kapal keluarga istrinya tenggelam, kapten kapal memberitahunya.
Di tengah kesedihan yang mendalam di dek kapal tersebut, Spafford merenung. Bukannya menyalahkan Tuhan atas kehilangan empat orang anak sekaligus, ia justru merasakan kedamaian yang melampaui logika. Ia kemudian menuliskan lirik lagu tersebut sebagai bentuk penyerahan diri total kepada kehendak Tuhan.
Lirik awalnya berbunyi:
> *"When peace, like a river, attendeth my way,*
> *When sorrows like sea billows roll;*
> *Whatever my lot, Thou hast taught me to say,*
> *It is well, it is well with my soul."*
### 4. Peran Philip P. Bliss
Setelah Spafford kembali ke Amerika, ia menunjukkan lirik tersebut kepada sahabatnya, **Philip P. Bliss**, seorang komposer musik gerejawi yang terkenal. Bliss sangat tersentuh oleh lirik tersebut dan kemudian menciptakan melodi yang sangat indah untuk lagu itu. Bliss menamai lagu tersebut **"Ville du Havre"**, sesuai dengan nama kapal yang karam tersebut.
### 5. Akhir Hayat yang Penuh Pengabdian
Horatio Spafford tidak membiarkan kesedihan menghancurkannya. Beberapa tahun kemudian, ia dan istrinya pindah ke Yerusalem. Di sana, mereka mendedikasikan hidup mereka untuk melayani orang miskin, yatim piatu, dan orang sakit. Mereka mendirikan komunitas yang dikenal sebagai "The American Colony". Spafford meninggal di Yerusalem pada tahun 1888.
### Makna Mendalam
Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan sebuah pengakuan iman. Pesan utamanya adalah bahwa kedamaian sejati bukanlah tentang ketiadaan masalah atau tragedi, melainkan tentang **keyakinan bahwa Tuhan memegang kendali atas hidup seseorang**, apapun kondisinya ("It is well").
Hingga hari ini, "It Is Well with My Soul" tetap menjadi salah satu lagu himne paling populer di seluruh dunia sebagai pengingat akan kekuatan iman di tengah penderitaan yang paling hebat sekalipun.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Cross Reference
NKB 194, PKJ 232, NP 221, NKI 85, PPK 138
194
'Kau Tetap Tuhanku, Yesus
85
Selamatlah Jiwaku
221
Nyamanlah Jiwaku
232
Di Kala Hidupku Tent'ram
138
Nyamanlah Jiwaku
Tema :
Hidup Bersama Tuhan
251
Siyahamba
252
Berpeganglah Pada Janji Tuhanmu
253
Lirih Terdengar
254
Apakah Kau Mau Jadi Pemenang
255
Rancangan Tuhan
256
Dalam Lautan Yang Kelam
257
Yang Indah Bunga Mawar
258
Bila Badai Hidup Turun
259
Saat Bencana Melanda Hidupmu
260
Kidung Yang Merdu Di Hatiku
261
Aku Insan Yang Lemah
262
Bagai Rusa Rindukan Air
264
Bintang Pandanganku
265
'Ku Datang Ke Taman Permai
266
Saat Ku Diliputi Gelap Kelam
267
Yesus, Oleh Kasihmu