PKJ
Yesus, Raja Damai
Tama Ngakau Marie
36
Nomor
Kode
PKJ 36
Buku
Pelengkap Kidung Jemaat
Tematik
Puji-pujian dan Pembukaan Ibadah
Metronom
0
Pencipta Syair
Shirley Erena Murray
Asal Usul
Tradisional Maori (Selandia Baru)
Cross Ref.
GB 38, KK 103, STB 60
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik
5 bait
1
Yesus, Raja Damai, Tuhan Maha kasih,
sambut kami ini dalam rahmatMu.
2
Buanglah, ya Tuhan, dosa-dosa kami,
rantai kuasa jahat Kau putuskanlah!
3
Tumpaslah, ya Tuhan, kuasa kegelapan,
hingga tak tersisa dampak dayanya.
4
Penebus tersalib, tuntunlah umatMu
untuk mengasihi Dikau s’lamanya.
5
Dikau kami ikut trobos kegelapan,
sampai kami masuk sukacitaMu.
Partitur / Not
Klik untuk zoom
Partitur chord belum tersedia
Slide Lirik
5 slide
Kisah di Balik Lagu
Lagu **"Yesus, Raja Damai"** (dikenal dalam bahasa Maori sebagai ***Tama Ngakau Marie***) adalah salah satu lagu rohani yang paling dihormati di Selandia Baru. Lagu ini merupakan jembatan indah yang menggabungkan spiritualitas Kristen dengan kedalaman budaya suku Maori.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu ini:
### 1. Akar Tradisional: *Tama Ngakau Marie*
*Tama Ngakau Marie* secara harfiah berarti **"Putra Hati yang Damai"** atau **"Anak yang Berhati Damai"**. Lagu ini awalnya adalah sebuah himne tradisional Maori yang telah lama dinyanyikan dalam pertemuan-pertemuan komunitas dan gereja di Selandia Baru.
Bagi masyarakat Maori, lagu ini bukan sekadar nyanyian, melainkan sebuah doa yang mencerminkan kerinduan akan ketenangan batin dan harmoni. Melodi aslinya memiliki nuansa yang melankolis namun megah, khas musik vokal Polinesia yang sering dinyanyikan secara harmonis (paduan suara).
### 2. Peran Shirley Erena Murray
Shirley Erena Murray (1931β2020) adalah seorang penulis lagu rohani (hymnologist) asal Selandia Baru yang diakui secara internasional. Ia dikenal karena kemampuannya menulis lirik yang relevan dengan konteks sosial, perdamaian, dan keadilan.
Pada tahun 1990-an, Murray melakukan adaptasi terhadap lagu ini ke dalam bahasa Inggris agar pesan kedamaian yang universal di dalamnya dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas, terutama bagi mereka yang tidak berbahasa Maori. Ia tidak sekadar menerjemahkan kata demi kata, melainkan **menangkap esensi teologis** dari lagu tersebut dan membungkusnya dalam bahasa puitis yang indah.
### 3. Makna Lirik dan Pesan Lagu
Lirik asli *Tama Ngakau Marie* berfokus pada sosok Yesus sebagai sumber kedamaian sejati di tengah dunia yang kacau. Beberapa poin penting yang terkandung dalam lagu ini adalah:
* **Pencarian Kedamaian:** Lagu ini mengakui bahwa manusia sering merasa lelah, bingung, atau takut oleh kehidupan. Yesus dipanggil sebagai "Raja Damai" yang mampu meredakan badai di dalam jiwa.
* **Kehadiran Kristus:** Fokusnya adalah pada kedekatan Yesus. Dia bukan raja yang jauh di singgasana, melainkan sosok yang menetap di dalam hati ("Tama Ngakau" β Putra Hati).
* **Persatuan:** Dalam konteks Selandia Baru, lagu ini sering menjadi simbol rekonsiliasi antara budaya Maori dan budaya Barat. Nyanyian ini menjembatani jurang budaya melalui iman yang sama kepada Kristus.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Penting?
* **Identitas Nasional:** *Tama Ngakau Marie* sering dianggap sebagai bagian dari warisan budaya Selandia Baru (Aotearoa). Lagu ini sering dinyanyikan dalam acara-acara kenegaraan, pemakaman, atau kebaktian ekumenis untuk menunjukkan rasa hormat terhadap akar budaya pribumi.
* **Keindahan Melodi:** Melodi tradisional Maori yang digunakan memberikan karakter yang sangat khasβlambat, penuh perasaan, dan sangat khusyuk. Ketika dinyanyikan dengan teknik vokal Maori (yang menekankan pada artikulasi dan rasa), lagu ini sering membawa pendengarnya pada pengalaman spiritual yang mendalam.
### 5. Versi Indonesia
Di Indonesia, lagu ini juga dikenal di beberapa denominasi gereja. Meskipun diterjemahkan, semangat dari lagu aslinya tetap dipertahankan. Lirik "Yesus Raja Damai" dalam bahasa Indonesia sering dinyanyikan untuk mengajak jemaat masuk ke dalam suasana doa yang hening, mengosongkan diri dari kesibukan dunia, dan berserah sepenuhnya kepada Kristus.
---
**Kesimpulan:**
Kisah *Tama Ngakau Marie* adalah kisah tentang **"Inkulturasi Iman"**. Lagu ini membuktikan bagaimana tradisi suku asli (Maori) mampu merangkul ajaran Kristen dan mengubahnya menjadi ekspresi iman yang unik, yang kemudian diangkat oleh tokoh seperti Shirley Erena Murray untuk menjadi berkat bagi dunia internasional. Lagu ini tetap menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang bergejolak, kedamaian sejati hanya bisa ditemukan di dalam "hati" yang tertambat pada kasih Yesus.
Berikut adalah detail kisah dan latar belakang di balik lagu ini:
### 1. Akar Tradisional: *Tama Ngakau Marie*
*Tama Ngakau Marie* secara harfiah berarti **"Putra Hati yang Damai"** atau **"Anak yang Berhati Damai"**. Lagu ini awalnya adalah sebuah himne tradisional Maori yang telah lama dinyanyikan dalam pertemuan-pertemuan komunitas dan gereja di Selandia Baru.
Bagi masyarakat Maori, lagu ini bukan sekadar nyanyian, melainkan sebuah doa yang mencerminkan kerinduan akan ketenangan batin dan harmoni. Melodi aslinya memiliki nuansa yang melankolis namun megah, khas musik vokal Polinesia yang sering dinyanyikan secara harmonis (paduan suara).
### 2. Peran Shirley Erena Murray
Shirley Erena Murray (1931β2020) adalah seorang penulis lagu rohani (hymnologist) asal Selandia Baru yang diakui secara internasional. Ia dikenal karena kemampuannya menulis lirik yang relevan dengan konteks sosial, perdamaian, dan keadilan.
Pada tahun 1990-an, Murray melakukan adaptasi terhadap lagu ini ke dalam bahasa Inggris agar pesan kedamaian yang universal di dalamnya dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas, terutama bagi mereka yang tidak berbahasa Maori. Ia tidak sekadar menerjemahkan kata demi kata, melainkan **menangkap esensi teologis** dari lagu tersebut dan membungkusnya dalam bahasa puitis yang indah.
### 3. Makna Lirik dan Pesan Lagu
Lirik asli *Tama Ngakau Marie* berfokus pada sosok Yesus sebagai sumber kedamaian sejati di tengah dunia yang kacau. Beberapa poin penting yang terkandung dalam lagu ini adalah:
* **Pencarian Kedamaian:** Lagu ini mengakui bahwa manusia sering merasa lelah, bingung, atau takut oleh kehidupan. Yesus dipanggil sebagai "Raja Damai" yang mampu meredakan badai di dalam jiwa.
* **Kehadiran Kristus:** Fokusnya adalah pada kedekatan Yesus. Dia bukan raja yang jauh di singgasana, melainkan sosok yang menetap di dalam hati ("Tama Ngakau" β Putra Hati).
* **Persatuan:** Dalam konteks Selandia Baru, lagu ini sering menjadi simbol rekonsiliasi antara budaya Maori dan budaya Barat. Nyanyian ini menjembatani jurang budaya melalui iman yang sama kepada Kristus.
### 4. Mengapa Lagu Ini Begitu Penting?
* **Identitas Nasional:** *Tama Ngakau Marie* sering dianggap sebagai bagian dari warisan budaya Selandia Baru (Aotearoa). Lagu ini sering dinyanyikan dalam acara-acara kenegaraan, pemakaman, atau kebaktian ekumenis untuk menunjukkan rasa hormat terhadap akar budaya pribumi.
* **Keindahan Melodi:** Melodi tradisional Maori yang digunakan memberikan karakter yang sangat khasβlambat, penuh perasaan, dan sangat khusyuk. Ketika dinyanyikan dengan teknik vokal Maori (yang menekankan pada artikulasi dan rasa), lagu ini sering membawa pendengarnya pada pengalaman spiritual yang mendalam.
### 5. Versi Indonesia
Di Indonesia, lagu ini juga dikenal di beberapa denominasi gereja. Meskipun diterjemahkan, semangat dari lagu aslinya tetap dipertahankan. Lirik "Yesus Raja Damai" dalam bahasa Indonesia sering dinyanyikan untuk mengajak jemaat masuk ke dalam suasana doa yang hening, mengosongkan diri dari kesibukan dunia, dan berserah sepenuhnya kepada Kristus.
---
**Kesimpulan:**
Kisah *Tama Ngakau Marie* adalah kisah tentang **"Inkulturasi Iman"**. Lagu ini membuktikan bagaimana tradisi suku asli (Maori) mampu merangkul ajaran Kristen dan mengubahnya menjadi ekspresi iman yang unik, yang kemudian diangkat oleh tokoh seperti Shirley Erena Murray untuk menjadi berkat bagi dunia internasional. Lagu ini tetap menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang bergejolak, kedamaian sejati hanya bisa ditemukan di dalam "hati" yang tertambat pada kasih Yesus.
Narasi dari Wikipedia/AI β sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.
Cross Reference
GB 38, KK 103, STB 60
38
Yesus Sumber Damai
103
Yesus, Raja Damai
60
Son of God, Whose Heart Is Peace
1
Abadi Tak Nampak
2
Mulia, Mulia NamaNya
3
Ajaib NamaNya
4
Angkatlah Hatimu Pada Tuhan
5
Bersoraklah dan Puji Tuhan
6
Bersoraklah, Hai Alam Semesta
7
Bersyukurlah Pada Tuhan
8
Bukalah Gapura Indah
9
Dengan Malaikat, Angkatlah
10
Dengan Semarak Majulah
11
Inilah Hari Minggu
12
Kami Muliakan NamaMu
13
Kita Masuk RumahNya
14
Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan
15
Kusiapkan Hatiku, Tuhan
16
Mari, Kawan-Kawan, Nyanyi Gembira
17
Mari Kita Puji
18
Mari Masuk ke RumahNya
19
Mari Sembah
20
Mari Semua, Mari Sembah Tuhan
21
Mari Semua, Kini Bernyanyilah
22
Marilah Kita Siapkan Hati Kita
23
Marilah Memuji
24
Marilah, Pujilah Allah
25
Muliakan Nama Tuhan
26
Nyanyikanlah Haleluya
27
Nyanyikanlah Nyanyian Baru
28
Nyanyikan Tuhanmu Haleluya
29
Patut Segenap yang Ada
30
Puji Tuhan Allah
31
Puji Tuhan, Pujilah NamaNya
32
Puji Tuhan, Pujilah NamaNya
33
Pujilah Allah, Pujilah
34
Soraklah, Hai UmatNya
35
Suci, Suci, Suci