Bekasi, Cikarang & Karawang
81
Nomor
Kode
KPKA 81
Buku
Kidung Pasamuwan Kristen Anyar
Tematik
Pengaken Pitados
Metronom
100
Jumlah Bait
4 bait
Style
FinalWaltz
Pencipta Lagu
John Robson Sweney (1890)
Pencipta Syair
Fanny Jane Crosby (1890)
Cross Ref.
KPJ 124, KJ 402, KK 525
Dengarkan di YouTube
Syair / Lirik 4 bait
1
Kula mesthi ndherek Gusti kang jumeneng Panutan tetep setya dugeng janji tan wigih karibedan,
Reff
dhuh nyawaku ja kwatir Gusti tan ewah gingsir tut wuria salaminya ing satindake Gusti.
2
Kula mesthi ndherek Gusti martosken Injil suci, datan ajrih ing sangsara wit Gusti nganthi kula,
3
Kula mesthi ndherek Gusti mbabarken sih piwlasnya, mring sagung titah ing bumi dimen samya raharja,
4
Kula mesthi ndherek Gusti ngestokken dhawuh adi, lamun wonten kang nyatroni nedya kula tresnani,
Partitur / Not
Partitur Chord KPKA 81
Klik untuk zoom

Partitur chord belum tersedia

Slide Lirik 4 slide
Slide 1 — KPKA 81 1
Slide 2 — KPKA 81 2
Slide 3 — KPKA 81 3
Slide 4 — KPKA 81 4
Kisah di Balik Lagu
Lagu pujian "Kuperlukan Jurus'lamat" (atau dalam bahasa Inggris, "I Must Have The Saviour With Me") adalah permata rohani yang lahir dari kolaborasi dua tokoh penting dalam sejarah himne Kristen: John Robson Sweney untuk melodi, dan Fanny Jane Crosby untuk liriknya. Kisah di baliknya adalah perpaduan iman yang mendalam, dedikasi musikal, dan kepekaan rohani yang luar biasa.

Mari kita selami lebih dalam kisah di balik lagu yang menenangkan dan menguatkan ini:

---

### **1. Fanny Jane Crosby: Mata Hati yang Melihat Lebih Jauh (1820-1915)**

Tidak mungkin membahas lagu ini tanpa terlebih dahulu memahami pribadi Fanny Crosby, seorang ikon dalam penulisan himne. Fanny kehilangan penglihatannya di usia sangat muda, sekitar enam minggu setelah kelahirannya, karena kesalahan medis yang tragis. Namun, alih-alih membiarkan kebutaannya menjadi penghalang, ia memandangnya sebagai "karunia ilahi" yang memungkinkannya untuk fokus sepenuhnya pada hal-hal rohani. Ia sering berkata, "Jika pada saat lahir saya dapat meminta satu permohonan, itu pasti adalah untuk menjadi buta... karena saya mungkin tidak pernah menulis himne sebanyak yang saya miliki jika saya terganggu oleh hal-hal yang indah dan menarik di sekitar saya."

* **Pendidikan dan Bakat:** Sejak kecil, Fanny menunjukkan bakat luar biasa dalam menghafal dan menulis puisi. Ia belajar di New York Institution for the Blind (kemudian berganti nama menjadi New York Institute for Special Education) dan kemudian mengajar di sana selama bertahun-tahun.
* **Produktifitas Luar Biasa:** Fanny Crosby adalah penulis lirik himne paling produktif dalam sejarah, dengan lebih dari 8.000 himne yang diterbitkan. Ia sering menggunakan puluhan nama samaran agar para penerbit buku lagu tidak menyadari bahwa sebagian besar himne dalam satu buku ditulis oleh satu orang saja.
* **Proses Menulisnya:** Cara Fanny menulis sangat unik. Ia tidak bisa melihat, jadi ia akan duduk, memejamkan mata, dan merenung. Seringkali, seorang komposer akan memainkan melodi baru baginya, dan hampir seketika itu juga, Fanny akan mulai mendiktekan lirik yang mengalir seperti sungai tak terbendung, bait demi bait, dengan metafora yang kaya dan pesan yang mendalam. Ia memiliki kemampuan luar biasa untuk mencocokkan liriknya dengan irama dan suasana melodi yang diberikan.

### **2. John Robson Sweney: Maestro Melodi yang Bersemangat (1837-1899)**

John R. Sweney adalah seorang komposer musik gereja asal Amerika yang sangat dihormati. Ia dikenal karena melodi-melodi gospelnya yang ceria, mudah diingat, dan seringkali inspiratif.

* **Latar Belakang Musikal:** Sweney memiliki latar belakang pendidikan musik yang kuat. Ia menjabat sebagai profesor musik di Pennsylvania Military Academy selama bertahun-tahun.
* **Kolaborator Favorit:** Sweney adalah salah satu komposer yang paling sering berkolaborasi dengan Fanny Crosby, Ira D. Sankey, dan tokoh-tokoh gospel lainnya pada era kebangkitan rohani abad ke-19. Melodinya yang mudah dinyanyikan dan berkesan sangat cocok dengan lirik-lirik Crosby yang sederhana namun penuh kuasa.
* **Gaya Musiknya:** Melodi Sweney seringkali memiliki struktur yang jelas, ritme yang kuat, dan daya tarik emosional yang langsung. Ia tahu bagaimana menciptakan lagu yang bisa dengan mudah dihafal dan dinyanyikan oleh jemaat, baik di gereja maupun di pertemuan kebangunan rohani.

### **3. Lahirnya "I Must Have The Saviour With Me" (1895)**

Lagu ini lahir dari kolaborasi harmonis antara John R. Sweney, yang menciptakan melodi, dan Fanny J. Crosby, yang menulis liriknya, pada tahun **1895**.

Meskipun detail spesifik tentang "momen penciptaan" lagu ini tidak selalu didokumentasikan secara rinci untuk setiap himne Crosby, kita bisa membayangkan skenario yang umum terjadi:

* **Inspirasi Melodi:** Sweney kemungkinan besar telah menulis melodi baru, yang memiliki nuansa menenangkan namun mendesak. Ia mungkin merasakan bahwa melodi ini membutuhkan lirik yang mengekspresikan ketergantungan penuh pada Tuhan.
* **Fanny Crosby Merespons:** Sweney kemudian mungkin mengunjungi Fanny Crosby atau mengirimkan melodi tersebut kepadanya. Begitu melodi dimainkan atau dijelaskan kepadanya, "mata hati" Fanny segera melihat pesan yang ingin disampaikan. Dengan imannya yang teguh dan pengalamannya hidup dalam kebutaan fisik namun terang rohani, ia segera memahami kebutuhan universal akan kehadiran Kristus.
* **Lirik yang Mengalir:** Fanny kemudian mulai mendiktekan lirik-lirik yang kini kita kenal. Kata-kata "I Must Have The Saviour With Me" (Kuperlukan Jurus'lamat) adalah sebuah deklarasi pribadi yang kuat, bukan hanya keinginan, tetapi sebuah kebutuhan mutlak.

* **Bait Pertama:** Menggambarkan kebutuhan akan Jurus'lamat dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari, dari pagi hingga malam, dalam suka maupun duka. Ini adalah pengakuan akan ketergantungan total manusia pada ilahi.
* _I must have the Saviour with me,_
* _For I dare not walk alone;_
* _I must feel His presence near me,_
* _And His arm around me thrown._
* **Bait Kedua:** Menyoroti kebutuhan akan Jurus'lamat saat menghadapi godaan dan kesulitan, di mana kekuatan manusia terbatas.
* _I must have the Saviour with me,_
* _For my faith is weak and faint;_
* _I must lean upon His wisdom,_
* _Ere my spirit faints and grieves._
* **Bait Ketiga:** Menekankan peran Kristus sebagai penuntun, pelita, dan pelindung di sepanjang perjalanan hidup yang tidak pasti.
* _I must have the Saviour with me,_
* _For I cannot see the way;_
* _I must follow where He leadeth,_
* _All the journey of the day._
* **Refrain/Chorus:** Adalah inti dari lagu ini, sebuah penegasan yang berulang tentang kebutuhan esensial dan tak tergantikan akan Kristus.
* _Then I'll walk with Him, and talk with Him,_
* _And know that He is mine;_
* _And I'll trust in Him, and lean on Him,_
* _Until the morning shine._ (Catatan: Lirik refrain bisa sedikit berbeda antar versi, namun inti pesannya sama).

### **4. Pesan dan Dampak Kekal**

"Kuperlukan Jurus'lamat" adalah lebih dari sekadar lagu; ini adalah sebuah doa yang diungkapkan, sebuah pengakuan iman yang universal. Lagu ini berbicara kepada setiap orang percaya yang mengakui bahwa tanpa Kristus, hidup ini akan terasa hampa, rapuh, dan tanpa arah.

* **Keintiman dan Ketergantungan:** Lagu ini mengajak pendengarnya untuk merasakan kedekatan yang intim dengan Yesus Kristus, bukan hanya sebagai Juru Selamat yang jauh, tetapi sebagai Sahabat yang selalu menyertai, yang menjadi kekuatan, penuntun, dan penghibur.
* **Relevansi Universal:** Pesannya tidak lekang oleh waktu. Dalam setiap generasi, manusia menghadapi tantangan, godaan, dan ketidakpastian. Lagu ini mengingatkan kita bahwa ada satu sumber kekuatan dan pengharapan yang tak pernah gagal: kehadiran Jurus'lamat.
* **Warisan Spiritual:** Melodi Sweney yang mudah diresapi dan lirik Crosby yang sederhana namun penuh kuasa telah memastikan lagu ini tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari ibadah banyak gereja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Ia terus menginspirasi jutaan orang untuk menaruh iman dan ketergantungan mereka sepenuhnya kepada Yesus Kristus.

Kisah di balik "Kuperlukan Jurus'lamat" adalah bukti nyata bagaimana iman yang tulus dan kolaborasi artistik dapat menciptakan karya yang melampaui batas waktu dan bahasa, terus memberkati dan menguatkan hati yang mencari pengharapan ilahi.

Narasi dari Wikipedia/AI — sebagian informasi mungkin perlu verifikasi lebih lanjut.

56
Karahayone Wong Mursid
KPKA
57
Kang Karoban Ing Begja
KPKA
58
Rineksa Ing Allah Nadyan Sinatru Tyang Duraka
KPKA
59
Nyuwun Luwar Sing Karupekan
KPKA
60
Allah Pangen Kula
KPKA
61
Allah Yeku Pangen Satuhu
KPKA
62
Karahayoning Tyang Mursid
KPKA
63
Berkahing Allah
KPKA
64
Pasrah Mring Gusti
KPKA
65
Yesus Roti Panguripan
KPKA
66
Masrahaken Gesang
KPKA
67
Aneng Patunggilaning Gusti
KPKA
68
Iba Adi Tuwin Endahipun
KPKA
69
Kasetyaning Allah
KPKA
70
Lumadi Ing Gusti
KPKA
71
Manggul Salib
KPKA
72
Temen Ndherek Gusti
KPKA
73
Mareka Mring Gusti
KPKA
74
Pracaya Mring Gusti
KPKA
75
Gusti Nimbali
KPKA
76
Umareka, Umareka
KPKA
77
Ing Paprentahaning Allah
KPKA
78
Tinimbalan Dening Gusti
KPKA
79
Pracaya Lan Pasraha
KPKA
80
Kapyarsi Gusti Nimbali
KPKA
82
Tekading Manah Kula
KPKA
83
Pasrah Dhateng Gusti
KPKA
84
Nyuwun Tuntunanipun Gusti
KPKA
85
Kabegjan Sejati
KPKA
86
Andherek Gusti
KPKA
87
Sumendhe Ing Gusti
KPKA
88
Sakehing Sumelangmu Pasrahna Marang Aku
KPKA
89
Pasrah
KPKA
90
Pasraha
KPKA
91
Praboting Perang Rohani
KPKA
92
Pamujinipun Para Utusan
KPKA
93
Pangatag Ngabarake Injil
KPKA
94
Nyuwun Gumelaripun Kratoning Swarga
KPKA
95
Kratoning Swarga
KPKA
96
Lamun Dudu Yehuwah
KPKA
97
Tansah Samekta
KPKA
98
Panenipun Jembar
KPKA
99
Panyuwun Gumelaring Kraton
KPKA
100
Diprayitna
KPKA
101
Perang Rohani
KPKA
102
Allah Asih Mring Jagad
KPKA
103
Dhamparing Sih Rahmat
KPKA
104
Kraharjaning Tumitah
KPKA
105
Gesang Tresna-Tinresnan
KPKA
106
Kula Nedya Kadya Gusti
KPKA
107
Gusti Mugi Tansah Nuntun
KPKA
108
Gusti Mugi Nunggil Mring Kula
KPKA
109
Katemtuaning Pracaya
KPKA
110
Namung Karsa Paduka
KPKA
111
Gusti Nuntuna Kawula
KPKA
112
Mugi Mberkahi Kula
KPKA
113
Pandonga Enjing
KPKA
114
Aja Semaya
KPKA
115
Nyuwun Ayeming Manah
KPKA
116
Pasrah Sumarah Mring Gusti
KPKA
117
Gusti Pangen Utami
KPKA
118
Ingsun Yehuwah Allahira
KPKA
119
Angger Kula Sumerep
KPKA
120
Kumandel Mring Allah
KPKA
121
Kinanthi Ing Gusti
KPKA
122
Dipanggah
KPKA
123
Gusti Pangungsenmu
KPKA
124
Samekta
KPKA
125
Pasrah Sumaraha
KPKA
126
Ngrangkul Salib
KPKA
127
Kula Tyang Pracaya
KPKA
128
Kabegjan Kang Sejati
KPKA
129
Tansah Bingah
KPKA
130
Allah Dados Pepadhang
KPKA
131
Ayem Wonten Ing Gusti
KPKA
132
Kabegjaning Tiyang Kristen
KPKA
133
Rumentahing Palimirma
KPKA
134
Aja Adigang, Adigung, Adiguna
KPKA
135
Kula Sumarah Mring Allah
KPKA
136
Pangandel Dhumateng Allah
KPKA
137
Kang Langgeng Sihe Allah
KPKA
138
Pangandel
KPKA
139
Mugi Gusti Angutus Utusan
KPKA
140
Sang Kristus Tameng Santosa
KPKA
141
Gesang Dados Kidung
KPKA
142
Mung Kristus Juru Basuki
KPKA
143
Mung Tansah Pasrah Mring Gusti
KPKA
144
Margi Dhateng Swarga
KPKA
145
Nunggil Kaliyan Gusti
KPKA
146
Gusti Yesus Pamarta
KPKA
147
Pangungsen Kula
KPKA
148
Nyawisi Papan Mring Gusti
KPKA
149
Gusti Nuntun
KPKA
150
Kumandela, Pracayaa
KPKA
151
Mung Allah Maha Kawasa
KPKA
152
Yesus Sang Pamarta
KPKA
153
Gusti Yesus Kristus
KPKA
154
Allah Pangayomanmu
KPKA
155
Paseksi Sayekti
KPKA
156
Timbalan Dadya Duta Sembada
KPKA
157
Nyuwun Kalanting Ing Gusti
KPKA
158
Asmanya Makwasa
KPKA
159
Sang Kristus Maasih
KPKA
160
Kraton Swarga
KPKA
161
Tyang Kang Pracaya
KPKA
162
Dhuh Gusti Pepadhang Yekti
KPKA
163
Pitobat
KPKA
164
Agunging Sih Rahmat
KPKA
165
Jatining Katresnan
KPKA
166
Ora Et Labora
KPKA
167
Panuntuning Gusti
KPKA
168
Ndedonga Lan Makarya
KPKA
169
Sumarah Mring Allah
KPKA
170
Gusti Mugi Nuntun Kawula
KPKA
171
Utusaning Gusti
KPKA
172
Tansah Padha Bebungaha
KPKA
173
Korban Sejati
KPKA
174
Nulada Sang Pamarta
KPKA
175
Tiyang Rahayu
KPKA
176
Kang Pinunjul Katresnan
KPKA
177
Gusti Yesus Ratu Adil
KPKA
178
Gusti Pepadhanging Jagad
KPKA
179
Panarima
KPKA